Memilih seafood segar adalah kunci hidangan laut yang enak, baik saat membeli di pasar maupun saat memesan di rumah makan. Seafood yang kurang segar bukan hanya hambar, tetapi juga bisa mengganggu perut. Berikut tanda-tanda yang kami gunakan setiap pagi saat menerima bahan di dapur Bahari Rasa.

Tanda Ikan Segar

Ikan segar bisa dikenali dari beberapa hal:

  • Mata jernih, menonjol, dan tidak keruh.
  • Insang berwarna merah cerah, bukan cokelat atau pucat.
  • Daging kenyal, kembali ke bentuk semula saat ditekan.
  • Sisik menempel kuat dan tampak mengilap.
  • Aroma laut ringan, bukan bau amis tajam.

Memilih Udang dan Cumi

Udang yang segar tampak jernih dengan kepala masih menempel erat pada badan. Hindari udang yang kepalanya mudah lepas, berwarna kemerahan, atau terasa lembek. Cumi segar memiliki kulit mengilap, daging putih kenyal, dan matanya jernih. Jika cumi berbau menyengat atau permukaannya berlendir, sebaiknya jangan dibeli.

Memilih Kepiting dan Kerang

Kepiting yang baik masih aktif bergerak, capitnya kuat, dan terasa berat untuk ukurannya. Berat menandakan dagingnya penuh. Untuk kerang, pilih yang cangkangnya tertutup rapat atau menutup ketika diketuk. Kerang yang sudah mati biasanya tidak menutup dan berbau tidak sedap, jadi sebaiknya dibuang.

Tips Menyimpan di Rumah

Setelah membeli, jaga rantai dinginnya:

  1. Bawa seafood dengan wadah berisi es.
  2. Bersihkan segera, lalu simpan di bagian paling dingin kulkas.
  3. Masak dalam 1 sampai 2 hari, atau bekukan bila lebih lama.
  4. Cairkan perlahan di kulkas, bukan dengan air panas.

Memilih di Rumah Makan

Di rumah makan, perhatikan apakah seafood dipilih dan ditimbang di depan Anda. Rumah makan yang percaya diri dengan kesegarannya biasanya senang menunjukkan bahan sebelum dimasak. Tanyakan juga stok hari itu, karena menu yang selalu tersedia sepanjang hari kadang berarti bahan disimpan lebih lama.

Waktu Terbaik Membeli

Pasar ikan biasanya paling segar pada pagi hari, sesaat setelah hasil tangkapan tiba. Datanglah lebih awal agar bisa memilih lebih leluasa dan membandingkan beberapa penjual. Jangan ragu meminta penjual menunjukkan insang ikan atau membuka sedikit cangkang kerang. Penjual yang jujur biasanya tidak keberatan.

Perhatikan Cuaca dan Musim

Pasokan seafood dipengaruhi cuaca dan musim tangkap. Saat laut sedang bergelombang tinggi, hasil tangkapan berkurang dan harga bisa naik. Itu sebabnya stok di rumah makan kami berubah dari hari ke hari. Memahami hal ini membuat Anda lebih tenang saat menu favorit sedang kosong, dan lebih terbuka mencoba jenis lain yang sedang melimpah.

Jangan Terkecoh Bumbu

Satu hal lagi: percayai hidung Anda. Seafood segar beraroma laut yang bersih, mirip udara pantai. Jika tercium bau amonia atau amis yang menusuk, itu tanda kesegarannya sudah menurun dan sebaiknya dihindari.

Saus yang terlalu pekat terkadang dipakai untuk menutupi aroma seafood yang kurang segar. Seafood yang segar sebenarnya manis alami, sehingga bumbu hanya perlu melengkapi, bukan menutupi. Itulah sebabnya kami membuat bumbu secara seimbang agar rasa laut tetap terasa.

Ingin memastikan seafood yang tersedia hari ini? Hubungi Bahari Rasa lewat WhatsApp, kami senang menjelaskan stok dan menyarankan menu yang cocok untuk Anda.